Apakah ISK Keluar Nanah? Kenali Gejala dan Penyebabnya

Apakah ISK keluar nanah 1_5_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Apakah ISK menyebabkan keluar nanah dari kelamin? Infeksi saluran kemih (ISK) umumnya menyebabkan keluhan seperti nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil, sering ingin kencing, urine keruh atau berbau menyengat, dan nyeri di perut bagian bawah.

Namun, keluarnya nanah dari penis atau vagina bukan gejala khas ISK, sehingga perlu dicari penyebab lainnya, terutama infeksi pada uretra atau infeksi menular seksual (IMS).

Apakah ISK Bisa Menyebabkan Nanah?

ISK bisa menyebabkan adanya sel darah putih atau nanah di dalam urine, akibat respons tubuh terhadap infeksi. Kondisi ini bisa membuat urine tampak keruh.

Namun, nanah yang keluar langsung dari lubang penis atau vagina berbeda dengan urine yang mengandung sel nanah. Keluarnya cairan kental berwarna putih, kuning, atau hijau dari lubang penis lebih mengarah pada peradangan uretra atau uretritis.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pemeriksaan urine bisa digunakan untuk mendeteksi bakteri, darah, maupun sel nanah pada kasus yang dicurigai sebagai infeksi saluran kemih.

Gejala ISK yang Perlu Anda Kenali

Berikut adalah beberapa gejala infeksi saluran kemih yang cukup umum dialami penderita, antara lain:

1. Nyeri atau Rasa Terbakar saat Kencing – Sensasi perih ketika buang air kecil merupakan salah satu keluhan yang sering muncul.

2. Sering Ingin Buang Air Kecil – Penderitanya bisa merasa ingin kencing berulang kali, meskipun urine yang keluar hanya sedikit.

3. Urine Keruh atau Berbau Menyengat – Perubahan karakter urine bisa terjadi ketika infeksi pada saluran kemih.

4. Nyeri Perut Bagian Bawah – Keluhan ini bisa muncul terutama pada infeksi kandung kemih.

5. Demam atau Menggigil – Demam, menggigil, mual, muntah, atau nyeri pinggang bisa menjadi tanda infeksi sudah melibatkan saluran kemih bagian atasi atau ginjal.

Penyebab Penis Keluar Nanah Bukan Hanya ISK

Jika nanah keluar dari penis, jangan langsung menganggapnya sebagai ISK. Salah satu penyebab yang perlu Anda perhatikan adalah uretritis akibat IMS.

Gonore, misalnya, bisa menyebabkan penis mengeluarkan cairan putih, kuning, atau hijau disertai rasa terbakar saat buang air kecil. Klamidia juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari penis dan rasa perih ketika kencing.

Selain itu, uretritis bisa disebabkan oleh berbagai mikroorganisme. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa uretritis bisa ditandai dengan disuria, rasa gatal pada uretra, serta cairan mukoid, mukopurulen, atau bernanah.

Perbedaan Gejala ISK dan Uretritis

Walaupun keduanya bisa menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil, terdapat beberapa perbedaan yang perlu Anda perhatikan. ISK lebih sering menyebabkan keluhan seperti:

  • Sering buang air kecil
  • Rasa ingin kencing yang sulit ditahan
  • Nyeri di perut bagian bawah
  • Urine keruh atau berbau menyengat
  • Pada kondisi tertentu, urine bisa bercampur darah

Meskipun sering kali menimbulkan gejala yang serupa, ada beberapa keluhan lain yang bisa terjadi akibat uretritis atau infeksi menular seksual, antara lain:

  • Penis mengeluarkan cairan atau nanah
  • Rasa terbakar ketike kencing
  • Gatal atau iritasi pada lubang penis
  • Pembengkakan atau kemerahan di sekitar lubang penis
  • Riwayat hubungan seksual berisiko

Gejala saja tidak selalu cukup untuk menentukan penyebabnya. Pemeriksaan dokter dan tes laboratorium bisa diperlukan untuk membedakan ISK, uretritis, gonore, klamidia, atau kondisi lainnya.

Pemeriksaan untuk Mengetahui Penyebab Nanah

Jika terdapat nanah dari saluran kemih, dokter bisa melakukan pemeriksaan berdasarkan keluhan dan kondisi pasien. Pemeriksaan bisa berupa:

  • Urinalisis untuk melihat tanda infeksi, darah, sel darah putih, atau kelainan lainnya pada urine
  • Kultur urine terutama bila perlu untuk mengetahui bakteri penyebab ISK
  • Tes IMS jika gejalanya mengarah pada gonore, klamidia, atau infeksi menular seksual lainnya
  • Pemeriksaan cairan dari uretra, bila terdapat cairan atau nanah yang keluar dari penis

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, juga mencantumkan urinalisis dan kultur urine sebagai bagian dari pemeriksaan pada kondisi yang dicurigai sebagai infeksi saluran kemih.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter jika mengalami penis keluar nanah, cairan berwarna kuning atau hijau, nyeri saat kencing, demam, nyeri testis, atau nyeri pinggang.

Terlebih jika keluhan muncul setelah melakukan hubungan seksual berisiko. Pemeriksaan penting untuk mengetahui sebenarnya, sehingga pengobatan bisa diberikan sesuai diagnosis.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), infeksi kandung kemih yang tidak tertangani bisa menyebar ke ginjal. Demam, menggigil, mual atau muntah, serta nyeri punggung atau pinggang perlu mendapatkan perhatian medis.

Pentingnya Pemeriksaan ISK dan Keluhan Kelamin

Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, keluhan seperti nyeri saat kencing atau keluar cairan dari penis perlu diperiksa secara menyeluruh karena penyebabnya bisa berbeda-beda.

Jangan mengonsumsi antibiotik sendiri, hanya karena mengira keluhan tersebut merupakan ISK. Pemeriksaan membantu dokter menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai.

Jika mengalami keluhan seperti kencing terasa sakit, urine berubah, atau penis keluar cairan dan nanah, segera lakukan konsultasi untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat.

Apakah ISK keluar nanah 2_6_11zon
Ilustrasi seorang pria yang mengalami ISK keluar nanah

FAQ Seputar ISK dan Keluhan Kelamin

1. Apakah ISK Bisa Menyebabkan Penis Keluar Nanah?

ISK bisa menyebabkan urine mengandung sel nanah sehingga tampak keruh. Namun, nanah yang keluar langsung dari penis perlu dicurigai sebagai uretritis atau infeksi tertentu, termasuk IMS.

2. Apa Penyebab Penis Keluar Nanah Selain ISK?

Beberapa penyebabnya antara lain gonore, klamidia, dan jenis uretritis lainnya. Gonore bisa menyebabkan cairan putih, kuning, atau hijau dari penis.

3. Apakah Penis Keluar Nanah Pasti Gonore?

Tidak selalu. Gonore memang merupakan salah satu penyebab penting, tetapi kondisi lain seperti klamidia dan uretritis karena penyebab lain juga bisa menimbulkan cairan dari penis. Pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.

4. Apakah ISK dan IMS Itu Sama?

Tidak. ISK merupakan infeksi pada saluran kemih, sedangkan IMS adalah infeksi yang terutama ditularkan melalui aktivitas seksual. Namun, beberapa IMS bisa menyebabkan peradangan uretra dan menimbulkan gejala yang menyerupai ISK.

5. Bolehkah Mengobati ISK Sendiri Jika Keluar Nanah?

Sebaiknya tidak. Keluar nanah dari penis atau vagna memerlukan evaluasi untuk mengetahui penyebabnya. Penggunaan obat, terutama antibiotik, sebaiknya berdasarkan hasil pemeriksaan dan anjuran dokter.

Baca Juga: Perbedaan ISK dan IMS yang Sering Tertukar, Wajib Tahu!

Cek Apakah ISK Bisa Sebabkan Keluar Nanah dari Kelamin di Klinik Apollo Jakarta

Infeksi saluran kemih merupakan salah satu kondisi, yang cukup umum terjadi pada pria maupun wanita. Kondisi ini bisa menyebabkan keluhan tidak nyaman, dan bahkan bisa berbahaya jika tidak segera tertangani.

Namun, jangan cemas! Anda bisa melakukan pemeriksaan dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa mengevaluasi kondisi Anda, dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.






    Chat Dokter
    Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta