Sering Kena ISK? Ini Alasan Infeksi Saluran Kemih Berulang
Klinik Apollo, Jakarta – Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang bisa berulang dan menyebabkan rasa perih saat buang air kecil, sering ingin kencing, hingga nyeri pada perut bagian bawah.
Kondisi ini bisa dialami oleh pria maupun wanita, meskipun lebih sering terjadi pada wanita. Sebagian orang mungkin pernah mengalami ISK lebih dari satu kali. Bahkan, infeksi bisa kembali muncul meskipun sebelumnya sudah mendapatkan pengobatan.
Lantas, mengapa ISK bisa sering kambuh? Apakah infeksi saluran kemih berulang bisa menandakan adanya masalah kesehatan tertentu? Mari kita bahas satu persatu.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Infeksi Saluran Kemih Berulang?
Infeksi saluran kemih berulang adalah kondisi ketika seseorang mengalami ISK beberapa kali dalam periode tertentu. Secara umum, ISK disebut berulang apabila terjadi:
- Dua kali atau lebih dalam waktu 6 bulan
- Tiga kali atau lebih dalam waktu 12 bulan
Infeksi bisa menyerang bagian saluran kemih, mulai dari uretra, kandung kemih, hingga ginjal. Sebagian besar kasus ISK terjadi akibat bakteri, terutama Escherichia coli (E. coli), yang masuk melalui uretra dan berkembang biak di saluran kemih.
Alasan Infeksi Saluran Kemih Sering Kambuh
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami infeksi saluran kemih berulang. Berikut penjelasannya:
1. Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil
Menahan buang air kecil terlalu lama, bisa membuat kandung kemih tidak segera dikosongkan. Kondisi ini berpotensi mendukung pertumbuhan bakteri apabila urine tertahan. Oleh karena itu, sebaiknya jangan membiasakan diri menahan buang air kecil, ketika sudah muncul keinginan untuk berkemih.
2. Kurang Minum Air Putih
Kurangnya asupan cairan bisa membuat frekuensi buang air kecil berkurang. Akibatnya, proses alami tubuh untuk mengeluarkan bakteri melalui urine, juga menjadi kurang optimal. Memenuhi kebutuhan cairan setiap hari, bisa membantu menjaga kesehatan saluran kemih.
3. Kebersihan Area Genital Kurang Terjaga
Kebersihan area genital yang kurang diperhatikan, bisa meningkatkan risiko perpindahan bakteri ke saluran kemih. Biasakan membersihkan area genital dari arah depan ke belakang setelah buang air kecil, serta hindari penggunaan produk pembersih yang mengandung pewangi.
4. Aktivitas Seksual
Aktivitas seksual bisa mendorong bakteri di sekitar area genital masuk ke dalam uretra. Hal ini menjadi salah satu faktor risiko ISK berulang, terutama pada wanita. Untuk mengurangi risikonya, biasakan buang air kecil setelah berhubungan seksual dan juga kebersihan area genital.
5. Adanya Gangguan pada Saluran Kemih
ISK yang terus berulang, juga bisa berkaitan dengan kondisi medis tertentu, seperti batu saluran kemih, pembesaran atau peradangan prostat, kelainan struktur saluran kemih, gangguan pengosongan kandung kemih, dan diabetes yang tidak terkendali.
Berdasarkan informasi dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), gangguan aliran urine dan kondisi tertentu yang memengaruhi sistem kemih bisa meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.
Apa Saja Gejala ISK yang Sering Kambuh?
Gejala infeksi saluran kemih berulang, umumnya hampir sama dengan ISK biasa. Namun, keluhan bisa muncul kembali setelah sebelumnya mereda. Berikut beberapa gejala yang perlu Anda perhatikan:
- Sering buang air kecil, tetapi urine yang keluar hanya sedikit
- Rasa perih atau panas saat buang air kecil
- Nyeri pada perut bagian bawah
- Urine berbau menyengat atau tampak keruh
- Muncul darah dalam urine
- Merasa ingin buang air kecil meskipun kandung kemih sudah kosong
Jika infeksi sudah menyebar sampai ke ginjal, penderita juga bisa mengalami demam, menggigil, nyeri pinggang, mual, hingga muntah. Kondisi ini tentu sangat berbahaya!
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), demam dan nyeri pada bagian samping atau belakang tubuh bisa menjadi tanda infeksi ginjal yang membutuhkan penanganan medis segera.
Cegah Infeksi Saluran Kemih Berulang dengan Tepat
Meskipun tidak semua kasus bisa dicegah, tetapi ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu mengurangi risiko kekambuhan, antara lain:
1. Mencukupi kebutuhan cairan harian
2. Jangan menahan buang air kecil terlalu lama
3. Jaga kebersihan area genital, terutama setelah buang air kecil atau buang air besar
4. Buang air kecil setelah berhubungan seksual
5. Hindari produk pembersih yang mengandung pewangi
6. Selesaikan pengobatan sesuai dengan petunjuk dan anjuran dokter
European Association of Urology (EAU), juga merekomendasikan peningkatan asupan cairan pada wanita pra-menopause yang berisiko mengalami infeksi saluran kemih berulang.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Jangan mengabaikan ISK yang sering kambuh, terutama jika keluhan muncul berulang dalam beberapa bulan. Pemeriksaan medis perlu, untuk mengetahui penyebab infeksi dan menentukan pengobatan yang sesuai. Berikut saran pemeriksaan dari dokter:
- Tes urine untuk mengetahui adanya tanda infeksi
- Kultur urine untuk mengidentifikasi bakteri penyebab infeksi
- USG saluran kemih jika terdapat dugaan batu atau kelainan saluran kemih
- Pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kemungkinan gangguan pengosongan kandung kemih atau masalah lainnya
Jika ISK muncul bersamaan dengan demam tinggi, menggigil, nyeri pinggang, atau muntah, penting untuk segera cari pertolongan medis di Klinik Apollo Jakarta.
FAQ Seputar Kekambuhan Infeksi Saluran Kemih
1. Mengapa ISK Bisa Kambuh Setelah Minum Obat?
ISK bisa kambuh karena bakteri belum sepenuhnya teratasi, bakteri mengalami resistensi terhadap antibiotik, atau terjadi infeksi baru. Pemeriksaan kultur urine bisa membantu mengetahui penyebabnya.
2. Apakah ISK Berulang Berbahaya?
ISK berulang perlu diwaspadai karena bisa mengganggu aktivitas dan meningkatkan risiko infeksi ginjal, terutama jika infeksi tidak mendapatkan penanganan yang tepat.
3. Apakah Kurang Minum Bisa Menyebabkan ISK Kambuh?
Kurangnya asupan cairan bisa mengurangi frekuensi buang air kecil, sehingga meningkatkan risiko infeksi pada sebagian orang.
4. Apakah ISK Berulang Hanya Terjadi pada Wanita?
Tidak. Pria juga bisa mengalami ISK berulang, terutama jika memiliki pembesaran prostat, batu saluran kemih, atau gangguan pengosongan kandung kemih.
5. Apakah ISK Berulang Bisa Sembuh Total?
ISK berulang bisa ditangani sesuai dengan penyebabnya. Namun, risiko kekambuhan tetap ada sehingga pemeriksaan dan upaya pencegahan perlu dilakukan.
Baca Juga: Penyebab Infeksi Saluran Kencing pada Lansia & Solusinya
Konsultasikan Keluhan Infeksi Saluran Kemih Berulang di Klinik Apollo Jakarta
Infeksi saluran kemih yang sering kambuh atau terjadi secara berulang, bukan kondisi yang sebaiknya Anda anggap sepele. Jika hanya mengandalkan pengobatan tanpa mengetahui penyebabnya, keluhan ISK berisiko muncul kembali di kemudian hari.
Klinik Apollo Jakarta menyediakan layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan, untuk membantu mengetahui penyebab gangguan saluran kemih. Dengan pemeriksaan yang sesuai, dokter bisa membantu menentukan penanganan berdasarkan kondisi dan kebutuhan pasien.
Jangan menunda pemeriksaan jika mengalami keluhan ISK berulang. Segera konsultasikan dengan kami melalui layanan Konsultasi Dokter Online.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]
Layanan ini kami sediakan melalui Chat WhatsApp, yang memudahkan Anda dalam berkonsultasi secara gratis selama 24 jam.⇒ [WhatsApp Dokter]
Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

Artikel Terbaru
- Sering Kena ISK? Ini Alasan Infeksi Saluran Kemih Berulang 6 November 2026
- Perbedaan Infeksi Saluran Kemih dan Infeksi Jamur 3 November 2026
- Penyebab Infeksi Saluran Kencing pada Lansia & Solusinya 30 Oktober 2026
- Infeksi Saluran Kemih Sakit Pinggang, Bahayakah? 27 Oktober 2026
- Sistitis: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan 23 Oktober 2026
Alamat Klinik Apollo
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730
Email: info@klinikapollojakarta.com
Phone: 0821-1099-9870
Whatsapp: 0821-1099-9870
Office Hours:
Senin s/d Minggu
Pukul: 09.00-19.00 WIB



