Ciri-Ciri ISK Sudah Parah dan Tanda yang Harus Diwaspadai

Klinik Apollo, Jakarta – Ciri-ciri infeksi saluran kemih (ISK) sudah parah, perlu dikenali karena infeksi yang tidak tertangani bisa menyebar dari kandung kemih menuju ginjal. Pada kondisi tertentu, infeksi bahkan bisa menyebabkan komplikasi serius seperti sepsis.

ISK umumnya menimbulkan keluhan berupa nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil, sering ingin kencing, serta rasa tidak nyaman di perut bagian bawah. Namun, ketika infeksi mulai melibatkan ginjal, gejalanya bisa menjadi lebih berat.

Infeksi Saluran Kemih yang Sudah Parah

Infeksi saluran kemih bisa terjadi pada berbagai saluran kemih, termasuk uretra, kandung kemih, ureter, dan ginjal. Biasanya, infeksi saluran kemih ringan bisa menimbulkan gejala pada saat buang air kecil, sedangkan infeksi yang sudah mencapai ginjal cenderung menyebabkan gejala yang lebih berat.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), infeksi ginjal bisa ditandai dengan demam, menggigil, nyeri pada punggung atau sisi tubuh, mual, dan muntah.

Ciri-ciri ISK yang Sudah Parah

Beberapa tanda berikut, bisa menunjukkan bahwa infeksi saluran kemih membutuhkan pemeriksaan medis segera, antara lain:

1. Demam dan Menggigil

Demam, terutama yang disertai menggigil, dapat menjadi tanda bahwa infeksi tidak lagi terbatas pada kandung kemih. Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama jika disertai nyeri pinggang atau tubuh terasa sangat lemah.

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), menyebutkan demam dan menggigil sebagai gejala yang dapat muncul pada infeksi ginjal.

2. Nyeri Pinggang atau Sisi Tubuh

Nyeri pada pinggang, punggung, atau sisi tubuh bisa muncul ketika infeksi sudah melibatkan ginjal. Keluhan ini berbeda dengan rasa tidak nyaman ringan pada perut bagian bawah, yang lebih sering ditemukan pada infeksi kandung kemih.

Jika nyeri terasa berat dan muncul bersama demam atau menggigil, sebaiknya jangan menunda pemeriksaan.

3. Mual dan Muntah

Mual atau muntah bisa menyertai infeksi ginjal. Selain membuat tubuh kehilangan cairan, muntah juga bisa menyebabkan seseorang kesulitan mengonsumsi obat atau minuman yang cukup.

Menurut NIDDK, mual dan muntah termasuk gejala yang dapat terjadi pada pielonefritis atau infeksi ginjal.

4. Urine Berdarah atau Berubah Tidak Normal

ISK bisa menyebabkan urine tampak keruh, berbau menyengat, atau mengandung darah. Namun, perubahan warna dan bau urine saja tidak cukup untuk memastikan ISK karena berbagai kondisi lain juga bisa menyebabkan perubahan tersebut.

Jika darah terlihat jelas dalam urine, terutama jika disertai nyeri, demam, atau keluhan lainnya, pemeriksaan medis sangat penting.

5. Tubuh Sangat Lemah atau Kebingungan

Infeksi berat dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. Kebingungan, napas berat, denyut jantung cepat, rasa sangat sakit, atau sesak napas merupakan tanda yang perlu mendapatkan pertolongan medis segera.

Infeksi yang berasal dari saluran kemih, bisa berkembang menjadi sepsis, yaitu respons tubuh yang ekstrem terhadap infeksi dan merupakan kondisi yang mengancam jiwa.

Mengapa Infeksi Saluran Kemih Bisa Menjadi Parah?

Sebagian besar infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri, yang masuk ke saluran kemih. Infeksi yang awalnya berada di kandung kemih, bisa menyebar melalui ureter menuju ginjal jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Menurut NIDDK, sebagian besar infeksi ginjal bermula dari infeksi saluran kemih bagian bawah yang kemudian menyebar ke salah satu atau kedua ginjal.

Risiko komplikasi juga bisa meningkat pada kondisi tertentu, seperti adanya batu atau sumbatan saluran kemih, pembesaran prostat, kehamilan, diabetes, gangguan sistem kekebalan tubuh atau kesulitan mengosongkan kandung kemih.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Jangan menunda pemeriksaan jika mengalami ciri-ciri ISK yang semakin parah, terutama jika muncul keluhan lain seperti:

  • Demam atau menggigil
  • Nyeri hebat di pinggang, punggung, atau sisi tubuh
  • Mual dan muntah
  • Urine mengandung darah
  • Tubuh terasa sangat lemas
  • Sulit buang air kecil
  • Gejala ISK tidak membaik atau semakin memburuk
  • Muncul kebingungan, napas cepat, sesak, atau kondisi tubuh terasa sangat buruk

Infeksi ginjal sebaiknya segera mendapatkan penanganan, karena bisa menyebabkan komplikasi serius apabila tidak tertangani.

Pentingnya Pemeriksaan dan Pengobatan Medis

Diagnosis ISK tidak boleh hanya berdasarkan gejala yang Anda alami. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan, bila perlu, pemeriksaan urinalisis atau kultur urine untuk membantu mengetahui adanya infeksi serta menentukan penanganan yang sesuai.

Pengobatan ISK akibat bakteri, umumnya menggunakan antibiotik yang dokter resepkan. Pada infeksi ginjal yang berat, pasien mungkin membutuhkan antibiotik melalui infus dan perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, keluhan seperti nyeri saat kencing, sering kencing, urine berdarah, atau nyeri pinggang sebaiknya tidak dibiarkan semakin berat. Pemeriksaan lebih awal, bisa membantu menentukan penyebab keluhan dan penanganan yang sesuai.

Kesimpulan

Ciri-ciri ISK sudah parah dapat berupa demam dan menggigil, nyeri pinggang, mual, muntah, urine berdarah, hingga tubuh sangat lemah atau mengalami kebingungan. Gejala tersebut bisa mengarah pada infeksi yang sudah mencapai ginjal atau komplikasi yang lebih serius.

Jika gejala ISK semakin berat atau muncul tanda bahaya, segera konsultasikan dengan dokter. Hindari mengonsumsi antibiotik secara sembarangan, karena jenis dan penggunaannya perlu sesuai dengan kondisi serta hasil pemeriksaan.

Ilustrasi infeksi saluran kemih yang sudah semakin parah

FAQ Seputar Ciri-ciri ISK Sudah Parah

1. Apakah ISK Bisa Menjadi Parah?

Ya. ISK bisa menyebar dari kandung kemih menuju ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal. Dalam kondisi yang jarang tetapi serius, infeksi bisa berkembang menjadi sepsis.

2. Apakah Demam saat ISK Berbahaya?

Demam, terutama jika merasakan menggigil, nyeri pinggang, mual, atau muntah, perlu Anda waspadai karena bisa menjadi tanda infeksi ginjal.

3. Apakah ISK Parah Harus Dirawat di Rumah Sakit?

Tidak selalu. Namun, ISK yang sudah menyebabkan infeksi ginjal berat atau kondisi tubuh memburuk, bisa membutuhkan perawatan di rumah sakit dan antibiotik melalui infus.

4. Apakah ISK Bisa Sembuh Tanpa Antibiotik?

Penanganan bergantung pada penyebab dan kondisi pasien. Jika ISK disebabkan bakteri, dokter bisa meresepkan antibiotik. Sebaiknya jangan menggunakan antibiotik sendiri tanpa pemeriksaan dan anjuran dokter.

5. Kapan Penderita ISK Harus Segera Mencari Pertolongan?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami demam tinggi atau menggigil, nyeri pinggang berat, muntah terus-menerus, kebingungan, sesak napas, atau kondisi tubuh memburuk. Gejala tersebut bisa menandakan infeksi yang lebih serius.

Baca Juga: Ini Perbedaan ISK dan Sifilis yang Wajib Anda Ketahui

Kenali Ciri-ciri ISK yang Sudah Parah dan Obati di Klinik Apollo Jakarta

Berkonsultasi dengan dokter medis berpengalaman, seperti di Klinik Apollo Jakarta, bisa membantu Anda untuk mengenali tanda awal hingga parah serta mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Jangan cemas! Dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap, Anda bisa mendapatkan penanganan yang sesuai.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.






    Chat Dokter
    Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta