Benarkah Nyeri Selangkangan Setelah Berhubungan Seks Jadi Tanda IMS? Cek Faktanya Yuk!

Nyeri selangkangan setelah berhubungan_ 1_6_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Nyeri selangkangan setelah berhubungan seksual, sering kali membuat seseorang merasa cemas dan khawatir.

Rasa nyeri tersebut bisa muncul sesaat setelah berhubungan atau beberapa jam kemudian, dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Meski tidak selalu menjadi tanda kondisi serius, nyeri selangkangan setelah berhubungan juga bisa berkaitan dengan infeksi menular seksual (IMS). Berikut penjelasannya!

Apakah Nyeri Selangkangan Setelah Berhubungan Jadi Tanda IMS?

Jawabannya adalah tidak selalu. Nyeri selangkangan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti ketegangan otot, aktivitas seksual yang intens, atau cedera ringan pada area panggul.

Namun, jika rasa nyeri berlangsung terus-menerus, semakin parah, atau disertai gejala lain, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya infeksi, termasuk infeksi menular seksual yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis.

Penyebab Nyeri Selangkangan Setelah Berhubungan

Berikut beberapa kondisi yang bisa menyebabkan nyeri di area selangkangan setelah berhubungan seksual, antara lain:

1. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Beberapa jenis IMS, seperti gonore, klamidia, atau herpes genital, bisa menyebabkan peradangan pada organ reproduksi sehingga memicu nyeri di area selangkangan, terutama setelah berhubungan seksual.

2. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih bisa menimbulkan rasa nyeri di area bawah perut atau selangkangan. Gejala ini sering kali bertambah setelah berhubungan dan biasanya disertai rasa perih saat buang air kecil.

3. Ketegangan Otot

Gesekan atau posisi tertentu saat berhubungan, bisa menyebabkan otot panggul atau selangkangan mengalami ketegangan sehingga menimbulkan rasa nyeri sementara.

4. Peradangan Organ Reproduksi

Pada wanita, kondisi seperti penyakit radang panggul bisa menyebabkan nyeri saat atau setelah berhubungan. Sementara pada pria, peradangan prostat atau epididimis juga bisa menjadi penyebabnya.

Gejala yang Perlu Anda Waspadai

Segera lakukan pemeriksaan apabila nyeri selangkangan setelah berhubungan disertai dengan gejala berikut:

  • Nyeri berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin berat
  • Keluar cairan berwarna kuning, hijau, atau berbau tidak sedap dari kelamin
  • Rasa perih atau terbakar saat buang air kecil
  • Muncul luka, lepuhan, atau benjolan pada area genital
  • Demam, menggigil, atau tubuh terasa lemas
  • Nyeri saat ejakulasi atau saat berhubungan seksual
  • Pembengkakan pada area selangkangan atau testis

Gejala-gejala tersebut bisa mengarah pada infeksi kelamin, yang membutuhkan penanganan medis sesegera mungkin agar tidak menimbulkan komplikasi serius.

Cara Mengatasinya dengan Tepat dan Benar

Penanganan nyeri selangkangan setelah berhubungan, akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Segera Periksakan Diri ke Dokter

Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti nyeri, sehingga pengobatan yang diberikan sesuai dengan kondisi yang Anda alami.

2. Konsumsi Obat Sesuai Anjuran Dokter

Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Sementara untuk infeksi virus atau kondisi lainnya, pengobatan akan disesuaikan dengan diagnosis.

Hindari mengonsumsi obat tanpa rekomendasi dokter, karena bisa memperburuk kondisi atau menyebabkan resistensi antibiotik.

3. Istirahat dan Hindari Aktivitas Berat

Memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat, bisa membantu mengurangi ketegangan otot dan mempercepat proses pemulihan.

4. Tunda Hubungan Seksual Sementara

Apabila dicurigai terdapat infeksi atau peradangan, sebaiknya hindari hubungan seksual hingga dinyatakan sembuh oleh dokter. Langkah ini juga bisa membantu mencegah penularan kepada pasangan.

5. Terapkan Pola Hidup Sehat

Menjaga kebersihan area genital, mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan cairan, serta menerapkan hubungan seksual yang aman dapat membantu menjaga kesehatan organ reproduksi dan kurang risiko infeksi.

Nyeri selangkangan setelah berhubungan_ 2_1_11zon
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami nyeri selangkangan setelah berhubungan

Pentingnya Berkonsultasi dengan Dokter

Nyeri selangkangan setelah berhubungan seksual, memang tidak selalu menandakan infeksi menular seksual.

Namun, jika keluhan terjadi berulang, semakin parah, atau disertai gejala lain, sebaiknya jangan menunda pemeriksaan.

Diagnosis dan penanganan medis sejak dini di Klinik Apollo Jakarta, bisa membantu mengatasi penyebab nyeri, mencegah komplikasi, serta mengurangi risiko penularan apabila penyebabnya adalah IMS.

Baca Juga: Masalah Intim? Dokter Spesialis Penyakit Kelamin Adalah Solusi

Cek Penyebab Pasti Nyeri Selangkangan Setelah Berhubungan di Klinik Apollo Jakarta

Nyeri selangkangan setelah berhubungan seksual, bisa menjadi tanda dari infeksi menular seksual yang berbahaya jika tidak tertangani dengan tepat.

Namun, tidak semua kondisi terjadi akibat IMS. Sehingga, pemeriksaan medis dengan bantuan dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta sangat penting.

Dokter dan tim medis kami, bisa mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.






    Chat Dokter
    Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta