Punya Banyak Bintik di Kemaluan Wanita? Begini Pengobatannya

Bintik di Kemaluan Wanita 1

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Bintik di kemaluan wanita dapat tumbuh dengan berbagai ukuran, mulai dari kecil hingga besar. Menyadari kemunculan bintik, pastinya menimbulkan kekhawatiran.

Jika bintik yang tumbuh di kemaluan wanita disertai gatal atau nyeri, hal tersebut perlu diperhatikan dan diobati sesuai kondisi.

Masalahnya, penyebab dari fenomena tersebut tidak hanya satu. Oleh karenanya, Anda perlu berkonsultasi lebih dekat dengan dokter spesialis untuk mengetahuinya.

Sebelum mengatasi bintik yang ada, Anda perlu menyimak penyebab yang mendasarinya terlebih dahulu.

Penyebab Bintik di Sekitar Kemaluan Wanita

Saat berhubungan intim dengan pasangan, rasa malu bisa muncul. Perasaan yang muncul dari diri Anda bisa jadi karena bintik yang ada di vagina.

Jika hubungan intim dilanjut dengan kondisi demikian, bintik-bintik bisa pecah dan mengeluarkan darah.

Hal tersebut perlu dihindari hingga Anda dan pasangan mengetahui kondisi yang melatarbelakangi.

Mengenai berbagai kondisi yang menyebabkan bintik-bintik di kemaluan wanita, berikut penjelasannya.

1. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak atau alergi kontak merupakan gangguan yang menyerang kulit sesaat setelah ada sentuhan dengan aspek yang iritatif. Contohnya, residu zat kimia di pakaian.

Kabar baiknya, bintik yang muncul akibat dermatitis kontak akan menghilang dalam beberapa hari kemudian.

Selain itu, gejala yang dapat muncul dari gangguan kulit tersebut, antara lain gatal, terbakar, dan pembengkakan.

2. Infeksi Kandidiasis

Kandidiasis adalah infeksi yang berasal dari jamur Candida albicans. Infeksi ini sering terjadi pada perempuan yang sedang hamil, aktif secara seksual, dan sebagainya.

Setelah terinfeksi jamur Candida albicans yang tumbuh secara berlebihan, kemungkinan, akan ada bintik di kemaluan wanita serta sensasi lainnya.

Penderita pun dapat mengalami keputihan yang berlebihan ketika terkena kandidiasis. Jadi, saat hal ini terjadi, gejalanya tidak hanya satu.

3. Infeksi Bakteri

Anda harus tahu bahwa pori-pori yang mengandung penumpukkan kotoran, keringat, dan juga bakteri dapat menginfeksi dan menimbulkan kondisi berupa bintik-bintik.

Pemicunya bisa melalui kebersihan vagina yang buruk atau hormon yang menurun. Untuk menghindarinya, gantilah pakaian dalam yang berkeringat dengan yang baru.

Tidak hanya itu, Anda harus membasuh Miss v dengan benar setelah menyelesaikan buang air kecil (BAK).

4. Folikulitis

Folikulitis adalah kondisi dari folikel rambut atau tempat rambut tumbuh yang terinfeksi dan meradang.

Penyebab dari peradangan folikel rambut bervariasi, antara lain mencukur bulu yang ada di kelamin dan pertumbuhan rambut yang mengarah ke dalam rongga-rongganya.

5. Kutil Kelamin

Pada kasus yang ada pada wanita, kutil kelamin bisa memunculkan bintik kecil atau besar dengan bentuk yang serupa kembang kol.

Pertumbuhan bintik atau kutil ini disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV). Yang perlu Anda ketahui juga, kutil kelamin termasuk penyakit menular seksual.

Namanya juga penyakit menular seksual, tentu orang lain pun dapat mengalaminya. Hal itu terjadi jika orang normal berhubungan seks dengan penderitanya.

Jika Anda mengalami salah satu dari penyakit tersebut, segeralah konsultasikan dengan dokter yang berpengalaman di Klinik Utama Sentosa.

Baca juga: Jangan Cuek! Yuk Atasi Masalah Kulit Lecet Pada Kelamin Wanita dengan Aman

Bintik di Kemaluan Wanita 2

Cara Menghilangkan Bintik di Kemaluan Wanita

Konsultasi dengan dokter jika mengalami keluhan ini. Konsultasi dan pemeriksaan sangat membantu dokter dalam menggali informasi.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter dan tim medis yang kompeten di Klinik Utama Sentosa, yang berlokasi di Jakarta.

Setelah mencari lebih dalam melalui pemeriksaan lebih lanjut, dokter akan memberikan obat yang tepat sesuai penyebabnya.

Berikut adalah cara dokter menghilangkan bintik yang muncul di Miss V.

1. Hindari Sesuatu yang Mengiritasi

Jika bintik di kemaluan disebabkan dermatitis kontak, dokter akan meminta Anda menghindar dari sesuatu yang dapat mengiritasi.

Penggunaan krim atau salep kortikosteroid topikal juga bisa diresepkan untuk meredakan peradangan dan gatal yang terasa.

2. Penawar Antijamur

Untuk mengatasi infeksi kandidiasis, dokter biasanya akan meresepkan antijamur topikal atau oral, seperti krim antijamur.

Penggunaan obat-obatan ini bertujuan untuk membunuh jamur Candida albicans yang menyebabkan infeksi di kemaluan wanita.

3. Antibiotik

Dokter akan memberikan obat antibiotik untuk wanita yang terdapat bintik-bintik di kemaluannya akibat infeksi bakteri.

Bentuk obat yang bisa dokter berikan, yaitu topikal, kapsul, atau tablet. Tujuan utama dari pemberian obat hanya satu, yakni menghabisi bakteri yang menginfeksi.

Selain itu, pada kasus folikulitis yang terpicu bakteri, ahli medis pun memberikan antibiotik. Di sisi lain, Anda bisa menggunakan kompres hangat di rumah untuk meredakan inflamasi.

4. Pembekuan

Metode beku atau pembekuan dengan nitrogen cair dapat dokter rekomendasikan kepada pasien yang mengidap kutil kelamin.

Bintik-bintik yang ada di kemaluan bisa hilang dengan cara tersebut. Selain itu, obat topikal pun dapat menjadi pilihan.

Obat topikal ini disuntikkan langsung ke bintik di kemaluan wanita. Jika memilih metode selain keduanya, dokter mungkin akan menyarankan pembedahan laser kepada penderita.

Untuk mendapatkan saran pengobatan dan perawatan yang tepat, segera hubungi dokter kami melalui layanan Konsultasi Dokter Online.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini tersedia selama 24 jam, yang dapat Anda akses melalui Chat Whatsapp secara gratis! jadi, klik link berikut dan tanyakan dokter segera.⇒ [Live Chat WhatsApp]

Ayo, selalu pastikan dan percayakan kesehatan Anda dengan dokter yang kompeten dan berpengalaman ya!

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.






    Chat Dokter
    Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta