Awalnya Biasa? Waspada, Sakit Saat Kencing Terakhir Bisa Jadi Tanda Penyakit Menular!

sakit saat kencing terakhir 1_5_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Pernah merasakan nyeri dan sakit saat kencing terakhir? Kondisi ini tentu tidak boleh diabaikan, dan perlu mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Mengapa? Karena kondisi ini sering kali menjadi tanda dari penyakit kelamin yang menular melalui hubungan seksual.

Jika tidak tertangani, sakit saat kencing terakhir akibat penyakit menular bisa sangat berbahaya. Mari simak penjelasan berikut!

Apa Itu Sakit saat Kencing Terakhir?

Sakit saat kencing terakhir adalah sensasi nyeri, perih, atau panas yang muncul di akhir proses buang air kecil.

Rasa tidak nyaman ini biasanya terjadi pada saluran kemih atau ujung penis pada pria, serta bisa disertai keluhan lain seperti anyang-anyangan atau rasa tidak tuntas saat kencing.

Kondisi ini sering berkaitan dengan peradangan atau infeksi pada saluran kemih dan organ reproduksi, termasuk infeksi yang menular melalui hubungan seksual.

Penyebab Sakit saat Kencing Terakhir

Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan rasa nyeri saat buang air kecil terakhir. Berikut di antaranya:

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang terjadi akibat bakteri di saluran kemih. Gejalanya meliputi nyeri saat kencing, sering berkemih, dan rasa perih di akhir buang air kecil.

2. Gonore (Kencing Nanah)

Infeksi gonore, merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gejala utamanya berupa keluar cairan abnormal atau nanah dari kelamin.

3. Infeksi Klamidia

Infeksi klamidir kerap tidak menimbulkan gejala di awal. Namun, saat infeksi berkembang, penderita dapat mengalami gejala seperti gejala kencing nanah.

4. Radang Uretra (Uretritis)

Peradangan pada uretra ini, sering disebabkan oleh infeksi bakteri atau penyakit menular seksual. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, perih, dan sensasi panas saat berkemih.

5. Infeksi Prostat (pada Pria)

Pada pria, infeksi atau peradangan prostat dapat menyebabkan rasa sakit saat kencing terakhir, nyeri di area panggul, serta gangguan saat ejakulasi.

Gejala Tambahan yang Perlu Anda Waspadai

Selain sakit saat kencing terakhir, ada beberapa gejala yang juga perlu Anda waspadai. Berikut di antaranya:

  • Anyang-anyangan
  • Keluar cairan tidak normal dari penis atau vagina
  • Bau tidak sedap pada urine atau area genital
  • Nyeri di perut bawah atau panggul
  • Demam atau tubuh terasa lemas
  • Nyeri saat berhubungan intim

Jika Anda mengalami satu atau lebih dari gejala di atas, sebaikanya jangan tunggu parah. Konsultasikan keluhan Anda dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

sakit saat kencing terakhir 2_6_11zon
Ilustrasi seorang pria yang mengalami sakit saat kencing terakhir

Mengapa Tidak Boleh Menunda Pengobatan?

Menunda pengobatan sakit saat kencing terakhir, tentu bisa menyebabkan masalah kesehatan serius yang memerlukan penanganan medis yang tepat.

Jika tidak, infeksi yang awalnya ringan bisa terus bertambah parah dan menyebar ke organ vital serta menyebabkan:

1. Infeksi Berulang – Infeksi yang tidak terobati dengan tuntas berisiko kambuh dan terjadi berulang kali.

2. Kerusakan Saluran Kemih – Peradangan berkepanjangan dapat merusak jaringan saluran kemih dan menimbulkan gangguan buang air kecil.

3. Gangguan Kesuburan – Infeksi yang menyebar ke organ reproduksi, dapat memengaruhi kesuburan, baik pada pria maupun wanita.

4. Penularan penyakit ke Pasangan – Jika disebabkan oleh penyakit menular seksual, risiko penularan ke pasangan akan semakin besar.

5. Peradangan Kronis yang Sulit Disembuhkan – Infeksi yang tidak tertangani terlalu lama, bisa berubah menjadi kondisi kronis yang membutuhkan waktu pengobatan lebih panjang.

Penanganan sejak dini, akan membantu proses penyembuhan lebih cepat dan mencegah risiko jangka panjang.

Baca Juga: Infeksi Sakit Kencing: Risiko, Dampak & Penanganan Cepat

Atasi Sakit saat Kencing Terakhir dengan Perawatan di Klinik Apollo Jakarta

Sakit saat kencing terakhir bisa menjadi tanda dari infeksi, termasuk infeksi yang menular melalui hubungan seksual berisiko.

Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi kapan dan di mana saja dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami, bisa melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap.

Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi kapan dan di mana saja dengan tim medis kami melalui layanan Konsultasi Dokter Online.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.






    Chat Dokter
    Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta