Kok Bisa, Gejala Mirip Tapi Tak Sama? Ternyata Begini Perbedaan Cystitis dan Uretritis
Klinik Apollo, Jakarta – Cystitis dan uretritis merupakan dua kondisi yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, dan bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Namun, meski keduanya memiliki gejala yang mirip, ternyata kondisi ini memiliki perbedaan dari segi penyebab dan penanganannya.
Lantas, apa perbedaan cystitis dan uretritis dari segi penyebab, gejala, hingga penanganannya? Mari simak penjelasan berikut!
Daftar Isi
ToggleApa Itu Cystitis dan Uretritis?
Cystitis dan uretritis merupakan peradangan yang terjadi akibat infeksi pada saluran kemih. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, berikut penjelasannya:
1. Cystitis (Infeksi Kandung Kemih)
Peradangan yang terjadi pada kandung kemih, yang biasanya terjadi akibat infeksi bakteri, khususnya bakteri Escherichia coli (E. coli). Biasanya lebih umum terjadi pada wanita.
2. Uretritis (Infeksi Uretra)
Uretrtitis adalah peradangan pada uretra, yang biasanya terjadi akibat infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore, serta iritasi dari produk pembersih tertentu.
Gejala yang Serupa
Cystitis dan uretitis biasanya menimbulkan beberapa gejala yang hampir mirip. Berikut beberapa gejalanya:
- Sering buang air kecil
- Rasa nyeri saat buang air kecil
- Urine keruh atau berbau tidak sedap
- Rasa tidak nyaman di perut bagian bawah
Karena kesamaan ini, banyak orang mengira bahwa mereka hanya mengalami satu kondisi, padahal bisa jadi yang dialami adalah kondisi lainnya.
Oleh karena itu, pemeriksaan medis sangatlah disarankan oleh dokter Klinik Apollo Jakarta agar setiap penderita mengetahui penyebab secara pasti dan mendapatkan perawatan tepat.
Perbedaan Utama Cystitis dan Uretritis
Meskipun cystitis dan uretritis sama-sama menyerang saluran kemih dan memiliki gejala yang mirip, tetapi keduanya memiliki perbedaan dari berbagai aspek. Berikut perbedaannya:
1. Lokasi Infeksi
Cystitis terjadi pada kandung kemih, sementara uretritis terjadi pada uretra (saluran yang mengalirkan urine).
2. Penyebab Infeksi
Cystitis biasanya terjadi akibat bakteri Escherichia coli (E.coli). Sementara itu, uretritis lebih sering terjadi akibat bakteri infeksi menular seksual, seperti gonore dan klamidia.
3. Gejala Lainnya
Cystitis biasanya menimbulkan rasa tertekan pada perut bawah dan demam. Sedangkan, uretritis bisa menyebabkan keputihan atau keluarnya cairan abnormal dari uretra.
4. Risiko Komplikasi
Bakteri penyebab cystitis bisa menyebar ke ginjal, terutama jika tidak tertangani dengan tepat. Sedangkan, uretritis bisa menyebabkan infertilitas akibat IMS yang tidak tertangani.

Langkah Penananganan yang Tepat
Untuk mendapatkan penanganan yang sesuai, diagnosis yang akurat sangatlah penting. Berikut adalah beberapa langkah penanganan cystitis dan uretritis:
1. Cystitis – Pengobatan biasanya melibatkan antibiotik, peningkatan konsumsi air putih, dan menghindari iritasi kandung kemih, seperti kafein dan alkohol.
2. Uretritis – Jika disebabkan oleh IMS, ahli medis akan meresepkan antibiotik khusus sesuai jenis bakteri penyebab. Pengobatan pasangan mungkin diperlukan untuk cegah reinfeksi.
Selain pengobatan, penting juga untuk menjaga kebersihan area genital, menggunakan kondom saat berhubungan seksual, dan melakukan pemeriksaan secara rutin.
Baca Juga: Atasi Sakit Kencing Akibat ISK dan Penyakit Menular Seksual
Atasi Cystitis dan Uretritis dengan Perawatan Tepat di Klinik Apollo Jakarta
Untuk mengetahui yang Anda alami cystitis atau uretritis, pemeriksaan medis sangatlah diperlukan. Pemeriksaan medis membantu Anda untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Jangan cemas! Untuk mengatasi kedua kondisi tersebut, Anda bisa berkonsultasi dengan prfesional medis terbaik di Klinik Apollo Jakarta.
Dokter bisa mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh, dan memberikan penanganan tepat dengan fasilitas yang lengkap.
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah dapatkan saran pengobatan terbaik dari ahli medis kami dan buat janji temu dokter melalui layanan Konsultasi Dokter Online.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]
Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang tentunya kami sediakan untuk memudahkan pasien dalam berkonsultasi secara gratis dan selama 24 jam!⇒ [WhatsApp Dokter]
Ingat! Penanganan medis yang tepat dan akurat sangatlah penting untuk mencegah komplikasi berbahaya.
Artikel Terbaru
- Bisakah Mengatasi Lemah Syahwat Tanpa Obat Kuat? Cek Faktanya Yuk! 3 Februari 2026
- Sinyal Merah! Benjolan Kecil di Area Intim Bisa Jadi Tanda Awal Infeksi Menular Seksual 30 Januari 2026
- Virus Herpes Genital Bisa Menular Meski Tanpa Luka, Fakta atau Mitos? 27 Januari 2026
- Muncul Benjolan Aneh? Waspada Bisa Jadi Ciri Kutil pada Kelamin Pria yang Sering Diabaikan! 23 Januari 2026
- Ruam Melingkar di Selangkangan Gatal Tak Hilang-Hilang? Jangan Tunda Periksa! 20 Januari 2026
Alamat Klinik Apollo
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730
Email: info@klinikapollojakarta.com
Phone: 0812-1230-6882
Whatsapp: 0812-1230-6882
Office Hours:
Senin s/d Minggu
Pukul: 09.00-19.00 WIB



