Cara Menjaga Kesehatan Saluran Kemih Agar Terhindar dari ISK

Cara Menjaga Kesehatan Saluran Kemih 1

Klinik Apollo, Jakarta – Cara menjaga kesehatan saluran kemih agar terhindar dari infeksi saluran kemih (ISK), penting untuk Anda lakukan setiap hari. ISK merupakan infeksi yang bisa menyerang bagian saluran kemih, seperti kandung kemih, uretra, hingga ginjal.

Kondisi ini bisa menimbulkan gejala berupa nyeri saat buang air kecil, sering ingin kencing, urine keruh, dan rasa tidak nyaman di perut bagian bawah. Oleh karena itu, kebiasaan sederhana yang tepat bisa membantu mengurangi risiko terjadinya infeksi.

Mengenal Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang terjadi pada sistem saluran kemih, termasuk uretra, kandung kemih, ureter, dan ginjal. Pada sebagian besar kasus, infeksi saluran kemih terjadi akibat bakteri Escherichia coli (E. coli) yang berasal dari saluran pencernaan dan masuk ke saluran kemih.

ISK lebih sering menyerang wanita, karena uretra wanita lebih pendek sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih. Namun, laki-laki juga bisa mengalami kondisi ini. Gejala ISK yang perlu Anda waspadai berupa:

  • Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Sering ingin buang air kecil, tetapi urine yang keluar sedikit
  • Urine tampak keruh atau berbau lebih menyengat dari biasanya
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut bagian bawah
  • Demam, menggigil, atau nyeri pinggang jika infeksi melibatkan ginjal

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), infeksi saluran kemih bisa memengaruhi berbagai bagian sistem kemih dan memerlukan penanganan sesuai lokasi serta tingkat keparahan infeksi.

Cara Menjaga Kesehatan Saluran Kemih

Ada beberapa kebiasaan yang bisa Anda terapkan untuk membantu menjaga kesehatan saluran kemih, dan mengurangi risiko terjadinya ISK.

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Minum air putih yang cukup, bisa membantu tubuh memproduksi urine dan mendukung proses pembuangan zat sisa. Buang air kecil secara teratur juga membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih.

NIDDK menjelaskan bahwa mencukupi asupan cairan, bisa membantu mengurangi risiko infeksi saluran kemih pada sebagian orang.

2. Jangan Menahan Buang Air Kecil

Menahan buang air kecil terlalu lama, bisa membuat seseorang jarang mengosongkan kandung kemih. Oleh karena itu, biasakan buang air kecil ketika muncul dorongan, dan usahakan mengosongkan kandung kemih dengan nyaman.

Jangan terburu-buru saat buang air kecil. Jika merasa kandung kemih belum kosong atau mengalami kesulitan mengeluarkan urine, konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter, terutama jika keluhan terjadi berulang kali.

3. Jaga Kebersihan Area Intim

Kebersihan area intim perlu Anda jaga tanpa menggunakan produk yang bisa memicu iritasi. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Bersihkan area genital secara lembut menggunakan air bersih
  • Bagi perempuan, bersihkan area genital dari arah depan ke belakang
  • Hindari penggunaan cairan pembersih vagina atau douching
  • Ganti pakaian dalam setiap hari atau ketika lembap dan kotor
  • Pilih pakaian dalam yang nyaman serta tidak terlalu ketat

Perlu Anda ingat bahwa menjaga kebersihan, bukan berarti harus membersihkan area intim secara berlebihan. Produk pewangi dan pembersih tertentu, justru bisa mengganggu kenyamanan kulit serta menyebabkan iritasi.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan National Health Service (NHS) memberikan edukasi mengenali kebersihan genital, serta pentingnya menghindari praktik yang dapat menimbulkan iritasi.

4. Terapkan Kebiasaan Sehat Setelah Berhubungan Seksual

Aktivitas seksual bisa mempermudah perpindahan bakteri ke area sekitar uretra, terutama pada wanita. Untuk membantu mengurangi risiko ISK, beberapa kebiasaan berikut bisa diterapkan:

  • Buang air kecil setelah berhubungan seksual jika memungkinkan
  • Bersihkan area genital secara lembut sebelum dan sesudah aktivitas seksual bila perlu
  • Hindari penggunaan produk yang mengandung pewangi atau pelumas yang menyebabkan iritasi
  • Gunakan pelumas yang sesuai jika terjadi gesekan berlebihan
  • Konsultasikan kepada dokter jika ISK sering kambuh setelah berhubungan seksual

Buang air kecil setelah berhubungan seksual merupakan kebiasaan umum yang dianjurkan, meskipun bukti bahwa kebiasaan ini secara langsung mencegah ISK masih terbatas.

5. Kenali Gejala ISK Sejak Dini

Mengenali gejala ISK dapat membantu seseorang mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih cepat. Jangan mengabaikan keluhan nyeri saat kencing, frekuensi buang air kecil yang meningkat, atau rasa tidak nyaman di perut bagian bawah, terutama jika keluhan berlangsung atau semakin berat.

Perhatikan pula perubahan urine. Urine yang keruh atau berbau menyengat saja tidak selalu menandakan ISK, tetapi jika muncul keluhan lain, pemeriksaan medis mungkin diperlukan.

6. Hindari Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Dokter

Antibiotik dokter berikan untuk mengatasi infeksi bakteri, termasuk infeksi saluran kemih tertentu. Namun, jenis obat, dosis, dan lama pengobatan perlu sesuai dengan kondisi pasien serta pertimbangan dokter.

Mengonsumsi antibiotik tanpa pemeriksaan, bisa menyebabkan penggunaan obat yang tidak tepat dan meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Obat yang tersisa dari pengobatan sebelumnya juga tidak boleh digunakan kembali tanpa arahan tenaga medis.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala yang mengarah pada ISK, terutama apabila keluhan tidak membaik, sering berulang, atau mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan juga penting jika mengalami:

  • Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Sering ingin kencing disertai urine yang keluar sedikit
  • Urine berdarah atau perubahan warna yang tidak biasa
  • Demam, menggigil, atau nyeri pinggang
  • ISK berulang dalam beberapa bulan terakhir

Ibu hamil, laki-laki dengan dugaan ISK, anak-anak, serta orang dengan penyakit tertentu sebaiknya mendapatkan penilaian medis segera ketika mengalami gejala yang mengarah pada infeksi saluran kemih.

Klinik Apollo Jakarta, bisa menjadi pilihan untuk berkonsultasi mengenai keluhan saluran kemih, mendapatkan pemeriksaan sesuai indikasi, dan memperoleh penanganan berdasarkan hasil evaluasi medis.

Cara Menjaga Kesehatan Saluran Kemih 2
Ilustrasi seorang pria yang menjaga kesehatan saluran kemih

Kesimpulan

Cara menjaga kesehatan saluran kemih, agar terhindar dari ISK bisa Anda lakukan dengan memenuhi kebutuhan cairan, tidak menahan buang air kecil, menjaga kebersihan area intim, menerapkan kebiasaan sehat setelah berhubungan seksual, dan menghindari penggunaan antibiotik tanpa resep dokter.

Selain melakukan pencegahan, penting juga untuk mengenali gejala ISK sejak dini. Jika mengalami nyeri saat buang air kecil, sering kencing, urine berdarah, atau demam disertai nyeri pinggang, segera berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya bisa diketahui dan ditangani secara tepat.

FAQ Seputar Cara Menjaga Kesehatan Saluran Kemih

1. Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Saluran Kemih Agar Terhindar dari ISK?

Caranya meliputi minum air putih yang cukup, tidak menahan buang air kecil, menjaga kebersihan area intim, buang air kecil setelah berhubungan seksual jika memungkinkan, serta menghindari penggunaan antibiotik tanpa resep dokter.

2. Apakah Banyak Minum Air Dapat Mencegah ISK?

Mencukupi kebutuhan cairan bisa membantu mendukung pengeluaran urine, dan mengurangi risiko ISK pada sebagian orang. Namun, minum air saja tidak menjamin seseorang terbebas dari infeksi.

3. Apakah Menahan Kencing Bisa Menyebabkan ISK?

Menahan kencing bukan satu-satunya penyebab ISK, tetapi kebiasaan jarang mengosongkan kandung kemih bisa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Sebaiknya buang air kecil ketika muncul dorongan.

4. Apakah ISK Bisa Sembuh Tanpa Antibiotik?

Sebagian keluhan saluran kemih bisa disebabkan oleh kondisi selain infeksi bakteri. Namun, ISK yang disebabkan bakteri mungkin memerlukan antibiotik. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk menentukan penanganan yang tepat.

5. Kapan Gejala ISK Harus Diperiksakan ke Dokter?

Periksakan diri jika mengalami nyeri saat kencing, sering buang air kecil, atau keluhan yang menetap. Segera cari pertolongan medis jika disertai demam, menggigil, nyeri pinggang, mual, muntah, atau kondisi yang semakin memburuk.

Baca Juga: Estimasi Biaya Pengobatan Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Konsultasikan Cara Menjaga Kesehatan Saluran Kemih di Klinik Apollo Jakarta

Berkonsultasi dengan dokter berpengalaman, dapat membantu Anda mengetahui bagaimana cara tepat menjaga kesehatan saluran kemih.

Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa memberikan informasi yang tepat, serta diagnosis akurat yang dibantu dengan fasilitas serta peralatan medis yang memadai.

Selain itu, kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan dan di mana saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan medis yang tepat.

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.






    Chat Dokter
    Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta